BungaQQ KepoQQ KepoQQ helipoker
Berita Harian Terkini

Saham Pemilik Facebook Mark Zuckerberg Anjlok Drastis

Saham Pemilik Facebook Mark Zuckerberg Anjlok Drastis. CEO dan Pendiri Facebook Mark Zuckerberg harus menelan pil pahit. Pada senin waktu setempat, saham perusahaan yang dipimpinnya anjlok 7 persen dan membuat harta miliuner ini turut tergerus sebanyak USD 6,06 miliar atau setara Rp 83,3 triliun.

Saham Pemilik Facebook Mark Zuckerberg Anjlok Drastis

Saham Pemilik Facebook Mark Zuckerberg Anjlok Drastis

Untuk sementara, posisi taipan teknologi satu ini pun harus tergelincir di daftar orang terkaya dunia. Jika sebelumnya Mark Zuckerberg bertengger di posisi 4, kini dia harus rela turun menduduki peringkat 6.

Dilaporkan CNBC, masalah yang tengah dihadapi Facebook ini bermula saat platform media sosial tersebut ditengarai bekerja sama dengan firma analisa data dan mengungkap data privasi pengguna. Hal ini semakin parah saat diketahui bahwa firma data yang bekerja sama dengan Facebook tersebut memiliki hubungan dengan Trump.

Adanya kontroversi ini juga membuat banyak analis menilai bahwa Facebook perlu menerbitkan aturan baru terkait data pengguna. Karena jika dibiarkan, beberapa pengguna telah memutuskan untuk tidak menggunakan facebook lagi. Hal ini akan berimbas pada keamanan dan citra platform media sosial ini di mata masyarakat.

BACA JUGA : Presiden China Xi Junping Terpilih Sebagai Presiden Abadi

Saham perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini jatuh 7 persen atau senilai USD 37 miliar setara dengan Rp 509 miliar. Ini merupakan kejatuhan terbesar Facebook selama empat tahun terakhir. Meski begitu, hal ini nampaknya tidak berpengaruh pada kondisi Facebook secara keseluruhan. Facebook masih menjadi perusahaan paling bernilai di Amerika.

Mark Zuckerberg menghadapi tekanan politisi AS dan Eropa untuk menjelaskan bagaimana sebuah konsultan yang bekerja pada kampanye pemilihan Presiden Donald Trump mendapatkan akses data ilegal ke 50 juta pengguna Facebook. Inggris dan Eropa telah meminta penyelidikan atas laporan media bahwa firma analisis politik Cambridge Analytica menggunakan data pribadi puluhan juta pengguna Facebook untuk mengembangkan teknik pendulangan suara kampanye pemilihan Presiden Trump pada 2016.

Facebook sudah menghadapi panggilan dari Kongres AS, yang mempertanyakan tentang perlindungan data pribadi. Setelah sebuah laporan dimuat di New York Times dan Observer London akhir pekan lalu.

MAU FREECHIP GRATIS PERMAINAN POKER KLIK DISINI JANGAN LUPA LIKE DAN SHARE YA

Shares 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *