BungaQQ KepoQQ KantinQQ helipoker BaikQQ
Berita Harian Terkini

PSI Kecam Pernyataan Prabowo Soal Mark Up Proyek LRT

PSI Kecam Pernyataan Prabowo Soal Mark Up Proyek LRT. Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bagian kepemudaan, Dedek Prayudi menilainya launching Kementerian Perhubungan mengenai data cost pembangunan LRT buat pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak benar. Pada awal mulanya, Prabowo menyebutkan cost LRT dimark up hingga lebih tinggi dari negara beda.

PSI Kecam Pernyataan Prabowo Soal Mark Up Proyek LRT

PSI Kecam Pernyataan Prabowo Soal Mark Up Proyek LRT

Berita Terkini “Kemenhub udah melaunching data resmi pembiayaan pembangunan LRT. Apa yg di katakan pak Prabowo seluruh tak dapat di buktikan, dengan kata lain tidak benar. LRT Jabodetabek atau Palembang termasuk juga yg paling murah ketimbang negara beda, bahkan juga di Palembang nomer dua paling rendah,” kata pria yg akrab disapa Uki lewat info tercatat.

Walaupun demikian, Uki mengaku kalau LRT Jakarta condong lebih mahal biarpun itu tidak bisa diartikan mark up. “LRT Jakarta yg relatif lebih mahal dikarenakan kerumitan tempat serta jarak yg pendek lantas masih tetap separuh harga dari LRT di Calgary, Kanada yg sejajar dengan tanah,” jelas Uki.

Uki tak sepakat dengan asumsi mark up yg dituduhkan oleh Prabowo. ” Harga nyata-nyatanya tak tinggi. Jikalau LRT Jakarta relatif harga nya lebih tinggi mesti di lihat dahulu mengapa tinggi. Mark up? Korupsi? Jangan-jangan itu rangkuman novel fiksi, ” sindir Uki.

BACA JUGA : Piala Dunia Ungkap Sisi Lain Dari Tuan Rumah Rusia

Berita Terbaru Uki menilainya kalau Prabowo sudah menyebarkan info tidak benar lewat orasinya, serta menantang bekas Danjen Kopassus itu untuk menyatakan ucapannya dengan data. ” Pak Prabowo, apabila tak ingin dimaksud tukang sebar hoaks, mesti lekas klarifikasi pernyataannya, keluakan data yg ia mempunyai. Apabila memanglah tidak benar, mesti dengan jantan memohon maaf. Kami yakin politisi sekelas pak Prabowo ialah seseorang yg pemberani, termasuk juga mempertanggungjawabkan omongannya, ” jelas Uki.

“Saya tak punya maksud mengajari, tetapi dalam demokrasi yg maju, rencana cek and balance bukanlah bermakna pemerintah bekerja serta oposisi menyinyiri. Dalam rencana itu, pemerintah bekerja, oposisi mengawasi serta mengoreksi,” sambungnya. Uki mengingatkan oposisi untuk ada jadi pemecahan pembangunan untuk menggapai simpati umum, bukanlah jadi problem pembangunan. ” Diperlukan kebolehan untuk menganalisa masalah pembangunan untuk ada jadi pemecahan pembangunan, dari situlah simpati umum digapai.

Berita Terkini, Kumpulan Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Terheboh, Berita Terupdate

0 Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *