BungaQQ KepoQQ KantinQQ helipoker BaikQQ
Berita Harian Terkini

Penolakan Kelompok Anti Kerajaan Terhadap Sistem Monarki di Inggris

Penolakan Kelompok Anti Kerajaan Terhadap Sistem Monarki di Inggris. Selesai pernikahan Pangeran serta Meghan Markle banyak simpatisan berhaluan republik memohon supaya tidak ada sekali lagi perayaan pernikahan keluarga kerajaan. Sejumlah 130 orang ada dalam pertemuan republik internasional, yang di gelar, satu hari sebelumnya pernikahan keluarga kerajaan di gelar. Pertemuan ini adalah puncak dari pertemuan empat hari Aliansi Pergerakan Republik Eropa di pusat Ibu Kota Inggris, London.

Penolakan Kelompok Anti Kerajaan Terhadap Sistem Monarki di Inggris

Penolakan Kelompok Anti Kerajaan Terhadap Sistem Monarki di Inggris

Berita Terkini “Mereka (keluarga kerajaan) tidak mewakili kita. System kerajaan begitu elit serta tidak adil” tutur Irene Pinner seseorang warga dari Dorking, diluar Kota London.  Bekas tentara Inggris, David Hurst yang bersumpah kesetiaan pada Ratu Inggris menyebutkan, ” Kalau (system) ini begitu usang. Orang di negara ini melihat Ratu jadi seorang yang lebih tinggi “.

“Terdapat beberapa problem yang lebih perlu daripada satu pernikahan,” kata Kepala Eksekutif Republik, Graham Smith, pada Al Jazeera, Senin (21/5).

“Monarki itu tidak berprinsip serta tidak demokratis. Saat ini waktunya untuk reformasi,” katanya.

Banyak warga negara Inggris yang iri dengan kehidupan keluarga kerajaan. Karna mereka dipandang cuma menghamburkan uang pajak, di waktu banyak warga Inggris yang hidup serba mahal.

BACA JUGA : Ratusan Tas Mewah Milik Mantan Perdana Menteri PM Malaysia Disita

Berita Terbaru Paling akhir ramai dibicarakan yaitu kelahiran ke-3 bayi pasangan Pangeran William serta Kate Middleton, yang dipandang jadi ‘parasit’ yang hidup dari pajak yang dibayarkan rakyat. Seperti yang banyak di ketahui kalau tiap-tiap pernikahan anggota keluarga kerajaan tentu selallu disemarakkan.

Pernikahan ke-2 sesudah Pangeran William yaitu Pangeran Harry serta Meghan yang menjangkau angka USD 42, 8 juta atau sama dengan Ro 605 miliar. Hal semacam ini dipandang terlallu terlalu berlebih serta membuang-buang uang pajak dari orang-orang. Namun cost sebesar itu bukanlah di habiskan untuk dekorasi bunga, iring-iringan kereta kencana atau hiburan yang lain, tapi semakin banyak untuk cost keamanan untuk beberapa tamu undangan serta hadirin.

Cost keamanan itu termasuk juga penyewaan beberapa penembak tepat, polisi kenakan pakaian preman serta pengamanan dari udara. Keseluruhan cost keamanan itu menjangkau USD 40, 1 juta (Rp 567 miliar) atau sekitaran 94 % dari cost keseluruhnya.

Berita Terkini, Kumpulan Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Terheboh, Berita Terupdate

0 Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *