BungaQQ KepoQQ KantinQQ helipoker BaikQQ
Berita Harian Terkini

Nasdem Ungkap Cara Berpikir Fadli Zon Yang Ngawur

Nasdem Ungkap Cara Berpikir Fadli Zon Yang Ngawur. Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, Wakil Ketua DPR Fadli Zon berfikir salah dengan pernyataan yang menyarankan DPR untuk membuat Panitia Spesial (Pansus) tentang tenaga kerja asing (TKA).

Nasdem Ungkap Cara Berpikir Fadli Zon Yang Ngawur

Nasdem Ungkap Cara Berpikir Fadli Zon Yang Ngawur

Berita Terkini “Apa urgensinya Pansus itu dibikin. Pansus itu karna langkah berfikir yang salah,” kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Dia mengatakan persoalan itu karena anggota dewan terlebih dulu tidak hasilkan Undang-Undang (UU) perlindungan tenaga dalam negeri. Semestinya, kata dia, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu bisa katakan terima kasihnya pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi berkaitan diterbitkannya Ketentuan Pemerintah (Perpres) Nomor 20 Th. 2018 mengenai tenaga kerja asing.

“Ini presiden ambil gagasan membuat perlindungan tenaga kerja dalam negeri. Bukanlah terbalik, ini langkah berfikir terbalik, ini sisi dari mempolitisasi,” ucapnya. Karna hal tersebut, Johnny merekomendasikan pada Fadli yang semestinya partai pimpinan Prabowo Subianto itu bisa ambil langkah gagasan untuk membuat revisi UU Ketenagakerjaan.

“Bila ingin, anjuran saya ke Pak Fadli Zon, Partai Gerindra ambil gagasan membuat revisi UU tenaga kerja itu. Hingga perpres yang di keluarkan oleh presiden dapat ditingkatkan kemampuannya jadi UU sampai kini ada kekosongan hukum,” terang Johnny.

BACA JUGA : Menpora Berharap di Asian Games 2018 Jadi Sarana Pemersatu Bangsa

Berita Terbaru Terlebih dulu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebutkan, ada Ketentuan Presiden (Perpres) Nomor 20 Th. 2018 mengenai Tenaga Kerja Asing salah arah. Sebab, kata dia, kebijakan itu tidak berpihak pada pekerja lokal. Fadli juga berasumsi Perpres itu beresiko dan butuh dikoreksi. Dia juga berasumsi butuh dibuat Panitia Spesial (Pansus) tentang tenaga kerja asing.

“Saya sangka kebijakan-kebijakan barusan tidak bisa dilewatkan tanpa ada koreksi. Itu semuanya mesti selekasnya dikoreksi. DPR sesungguhnya sempat membuat Panja Pengawas Tenaga Kerja Asing. Tapi referensinya diabaikan. Jadi, jika memang perlu kelak kita usulkan untuk dibuat Pansus tentang tenaga kerja asing, supaya lebih miliki taring,” katanya.

Berita Terkini, Kumpulan Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Terheboh, Berita Terupdate

0 Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *