BungaQQ KepoQQ KantinQQ helipoker BaikQQ
Berita Harian Terkini

Ketakutan Kim Jong-un Akan Dirinya dikudeta Setelah Bertemu Trump

Ketakutan Kim Jong-un Akan Dirinya dikudeta Setelah Bertemu Trump. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan tengah cemas masalah pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Singapura bulan depan. Berita itu dilaporkan harian The Washington Post tempo hari mengutip narasumber yang akrab dengan perhelatan itu.

Ketakutan Kim Jong-un Akan Dirinya dikudeta Setelah Bertemu Trump

Ketakutan Kim Jong-un Akan Dirinya dikudeta Setelah Bertemu Trump

Berita Terkini Menurut harian itu, Kim Jong-un kurang perduli masalah pertemuan dengan Trump. Dia malah lebih mencemaskan mengenai apa yang mungkin saja berlangsung di Pyongyang waktu ia pergi menghadiri KTT. Laporan itu juga mengatakan, Kim Jong-un kuatir kalau perjalanan ke Singapura bisa buat rezimnya rawan pada kudeta militer atau profil oposisi berusaha untuk menggulingkannya. Sekian kata narasumber yang anonim pada The Post, seperti diambil dari Business Insider Singapore.

Berita mengenai kecemasan itu keluar saat Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Serta penasihat kepresidenan AS John Bolton mengatakan masalah gagasan AS yang inginkan denuklirisasi yang cepat di Korea Utara. Bahkan juga, sebagian minggu lantas, Bolton menyebutkan juga akan mengaplikasikan ‘model Libya’ pada rezim Kim Jong-un serta Korea Utara untuk menjangkau maksud AS masalah denuklirisasi di Semenanjung Korea. Trump menginterpretasikan maksud Bolton jadi intervensi NATO serta Barat pada rezim Qadafi pada 2011.

BACA JUGA : Penolakan Kelompok Anti Kerajaan Terhadap Sistem Monarki di Inggris

Berita Terbaru Pada tahun tersebut, NATO mensupport serta menolong grup oposisi yang berupaya untuk menggulingkan Qadafi. Selanjutnya, Qadafi sukses digulingkan serta tewas di tangan pemberontak di Tripoli. Meski sekian, Trump pada Selasa 22 Mei tempo hari menyebutkan juga akan berupaya memberikan keyakinan Kim Jong-un kalau dia juga akan tetaplah berkuasa di Korea Utara, jadi ubah atas kesepakatannya untuk denuklirisasi serta pelucutan senjata nuklir.

Dinasti keluarga Kim sudah memerintah Korea Utara mulai sejak selesainya Perang Korea pada th. 1953. Desas-desus mengenai pemberontakan militer di Korea Utara. Kata beberapa pakar, yaitu argumen yang mendorong Kim makin kuat mencengkeram kekuasaan sepanjang bertahun-tahun. ” Ide kalau Kim aman dalam kekuasaannya pada intinya salah, ” kata Victor Cha, bekas direktur masalah Asia untuk Dewan Keamanan Nasional sepanjang pemerintahan George W. Bush, yang menulis dalam kolom opini pada 2014, seperti diambil dari The Business Insider Singapore.

Berita Terkini, Kumpulan Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Terheboh, Berita Terupdate

0 Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *