BungaQQ KepoQQ KantinQQ helipoker BaikQQ
Berita Harian Terkini

Kemkominfo Tetap Cabut Izin First Media Sebelum Ada Pembayaran

Kemkominfo Tetap Cabut Izin First Media Sebelum Ada Pembayaran. Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kemkominfo) mengatakan bakal mencabut izin pita frekwensi radio 2,3GHz punya PT First Alat serta PT Internux (penyelenggara pelayanan Bolt) apabila gak membayar tunggakan Ongkos Hak Pemakaian (BHP) frekwensi 2016-2017.

Kemkominfo Tetap Cabut Izin First Media Sebelum Ada Pembayaran

Kemkominfo Tetap Cabut Izin First Media Sebelum Ada Pembayaran

Berita Terkini Tuntutan First Alat berkaitan hal semacam itu dianggap tak kan menggoyahkan ketentuan Kemkominfo apabila tunggakan tidak dibayar. First Alat serta Internux mesti membayar BHP yang bakal jatuh tempo pada 17 November 2018.

“Kemkominfo dengan reguler mengerjakan pelajari atas kemampuan serta keharusan operator umumnya, serta didapati operator BWA First Alat serta Internux belumlah penuhi kewajibannya dari 2016,” papar Menkominfo, Rudiantara, kala didapati di XL Axiata Tower, Selasa (13/11/2018). First Alat tempati area 1 serta 4 dengan lingkup lokasi Sumatera Utara, Jabodetabek serta Banten. Banyaknya tunggakan inti serta denda yang wajib dibayar sebesar Rp364.840.573.118.

Sesaat Internux di area 4 dengan lingkup lokasi Jabodetabek serta Banten. Keseluruhan tunggakan inti serta denda sebesar Rp343.576.161.625. Ke dua perusahaan dibawah naungan Lippo Grup itu udah mendapat surat peringatan buat membayar BHP. Tapi sampai berita ini ditulis, kedua-duanya didapati belumlah mengerjakan pembayaran.

Berita Terbaru Menurut peraturan Clausal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomer 36 Tahun 1999 terkait Telekomunikasi jo. Clausal 29 ayat (1) Ketentuan Pemerintah Nomer 53 Tahun 2000 terkait Pemakaian Spektrum Frekwensi Radio serta Orbit Satelit, dikatakan tiap-tiap pemakai spektrum frekwensi radio buat maksud penyelenggaraan telekomunikasi harus membayar ongkos hak pemakaian spektrum frekwensi radio.

BACA JUGA : Kabar Duka Selimuti Dunia Hiburan Hollywoad dan Pecinta Marvel

Berita Terheboh Hari Ini Pencabutan Izin disebut dikerjakan sehabis pemegang IPFR dikasihkan 3x surat peringatan, serta tak melunasi seluruhnya BHP Frekwensi Radio buat IPFR tahunan tersebut dendanya s/d bulan ke 24 semenjak tanggal jatuh tempo BHP Frekwensi Radio terutang, yakni paling lambat pada tanggal 17 November 2018. First Alat serta Internux didapati udah mendapat 3x surat peringatan.

First Alat mengunggat Kemkominfo ke Pengadilan Tata Upaya Negara (PTUN) Jakarta berkaitan servicenya menjadi penyedia TV kabel serta internet. Sidang pemerisaaan persiapan dilaporkan dikerjakan di hari ini, Selasa (13/11/2018). Isi tuntutannya merupakan minta pemerintah tunda realisasi pembayran BHP frekwensi yang bakal jatuh tempo pada 17 November 2018. Berkaitan tuntutan ini, kata Rudiantara, pihaknya udah bekerjasama dengan Kejaksaan Agung menjadi pengacara negara buat mendapat legal advice.

Berita Terkini, Kumpulan Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Terheboh, Berita Terupdate

0 Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *