BungaQQ KepoQQ KantinQQ helipoker BaikQQ
Berita Harian Terkini

Golkar Tetap Dukung Jokowi Walaupun PDIP Banyak Kalah di Pilgub

Golkar Tetap Dukung Jokowi Walaupun PDIP Banyak Kalah di Pilgub. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengemukakan raihan negatif PDIP pada Penentuan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 tdk pengaruhi posisinya jadi pengusung Presiden Joko Widodo pada Penentuan Presiden 2019.

Golkar Tetap Dukung Jokowi Walaupun PDIP Banyak Kalah di Pilgub

Golkar Tetap Dukung Jokowi Walaupun PDIP Banyak Kalah di Pilgub
Berita Terbaru Didapati, Berdasar pada hitungan cepat beberapa instansi survey partai berlambang banteng ini memperoleh pengumpulan nada sebesar 23, 5 prosen atau duduki tempat dua terbawah. Dari 17 propinsi PDIP cuma menang di empat propinsi.

Sesaat Partai Golkar memperoleh record positif dengan pengumpulan nada sebesar 52, 9 prosen atau duduki tempat dua paling atas. Dari 17 propinsi Partai Golkar menang di sembilan propinsi. Airlangga mengemukakan tempat partai berlambangkan banteng ini terus jadi pengusung paling utama Jokowi berdasar pada hasil Penentuan Umum (Pemilu) 2014 lalu, bukanlah semata berpatokan pada hasil Pilkada.

“Kan kita pemilu berdasar pada pemilu 2014 pasti pengusung beliau berbasiskan pada ini,” jelas Airlangga kala bertandang ke Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta. Kala di tanya berkaitan kemauan Partai Golkar untuk merebut tempat jadi pengusung paling utama Jokowi di Pemilu 2019 dikarenakan raihannya yg cukup cemerlang, Airlangga malas untuk menjawabnya.

BACA JUGA : Kebahagian Perempuan Iran yang Diperbolehkan Masuk Stadion

Berita Terkini “Pertanyaan ini saya setuju dengan ketua umum PPP tak perlu disikapi dahulu,” jelas dia. Menurut Airlangga record positif Golkar serta PPP malahan jadi modal yg bagus pada koalisi pemerintah. Pihak koalisi pemerintah, kata Airlangga, akan selalu melaksanakan komunikasi intesif untuk menguatkan koalisi.

Airlangga melaksanakan pertemuan dengan Ketua Umum PPP Romahurmiziy pada Kamis (28/6) sore di Kantor DPP PPP. Pada pertemuan ini, Airlangga serta Romy setuju untuk lekas melaksanakan konsolidasi partai pengusung Jokowi di Pilpres 2019. Hal tersebut dikarenakan tenggat waktu pendaftaran capres serta cawapres telah dekat. Sama, Airlangga menilainya konsolidasi antar partai pendukung pemerintah mesti lebih intensif serta kuat mendekati tenggat waktu pendaftaran capres serta cawapres.

Berita Terkini, Kumpulan Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Terheboh, Berita Terupdate

Shares 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *